6 Tips Cermat dan Mudah Memilih Mobil Bekas/Second yang Berkualitas

Kategori

Tips Membeli Mobil Bekas Berkualitas - Punya mobil pribadi tentunya mimpi semua orang. Apalagi yang udah berkeluarga. Namun bagaimana yang kurang mampu?? Atau yang hanya dapat membeli mobil bekas??

Takut kena rugi?? Jangan khawatir! Sebab saya menyediakan tips tips untuk anda.

1. Gali Informasi Baik Online Maupun Offline

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari informasi tentang mobil bekas, baik secara online maupun offline. Banyak situs jual mobil bekas yang menyediakan informasi berbagai merk, harga, tahun dan spesifikasinya, misalnya OLX, Mobil123, dan Otosia.
Membaca majalah otomotif dan berdiskusi dengan mekanik atau teman yang paham tentang mobil juga bisa menjadi bagian dari riset. Cari tahu harga, tahun, dan spesifikasi mobil yang Anda inginkan.

Catat dan pelajari informasi tersebut sehingga memudahkan Anda saat melihat mobil secara langsung. Pengetahuan ini dapat membantu Anda mengambil keputusan yang tepat untuk memilih mobil second berkualitas.

2. Beli dari Orang Pertama

Orang pertama adalah pemilik mobil tersebut. Daripada membeli mobil bekas dari dealer, show room atau makelar, sebaiknya Anda mencari mobil yang dijual oleh pemiliknya.

Membeli dari show room memang menyediakan banyak pilihan, namun Anda tidak dapat menggali informasi tentang latar belakang mobil langsung dari pemiliknya.

Selain itu, membeli langsung dari pemiliknya membuat harga menjadi lebih murah. Dalam hal ini, pembeli dan penjual bertransaksi secara langsung tanpa adanya pembagian kepada pihak ketiga seperti makelar atau show room.

[Baca juga : Tips Memilih Jasa Logistics Terpercaya Di Indonesia]

3. Cari Tahu Latar Belakang Mobil

Latar belakang mobil adalah hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan membeli sebuah mobil bekas. Jika Anda bertemu dengan pemilik mobil secara langsung, hal ini akan memudahkan Anda untuk mencari tahu latar belakang mobil.
Saat bertemu pemilik mobil, coba ajukan pertanyaan-pertanyaan berikut:

*. Kapan Anda membeli mobil ini?
*. Seberapa sering Anda mengendarai mobil ini? Ke mana saja?
*. Ke mana rute terjauh yang pernah ditempuh?
*. Selain Anda, siapa yang sering menggunakan mobil ini?
*. Apakah mobil ini pernah mengalami kecelakaan?
*. Berapa kali dalam setahun Anda melakukan service?
*. Apakah spare part tertentu pernah diganti? Kapan dan mengapa?
*. Mengapa Anda menjual mobil ini?

Jika ada pertanyaan yang menurut Anda perlu diajukan untuk pemilik mobil, silahkan ditambahkan. Setelah mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan Anda, mulailah melakukan pengecekan mobil.

4. Cek Bodi Mobil

Sebelumnya, mintalah ijin kepada pemilik mobil untuk memeriksa kendaraannya. Dengan melakukan cek fisik, Anda akan segera mengetahui kejujuran si pemilik mobil.

Perhatikan kondisi cat mobil, apakah masih mulus atau ada titik-titik karat, goresan, penyok, atau bekas tambalan. Perhatikan setiap detail bodi mobil tersebut, dari depan sampai belakang, dari atas sampai bawah, dari kanan ke kiri.

Perhatikan pula plafon (bagian atas mobil). Plafon yang masih bagus adalah yang masih tebal karena akan melindungi suhu udara di dalam mobil terutama pada siang hari.

Selain itu, perhatikan keempat ban, apakah masih bagus atau sudah mulai aus. Jika ada yang menipis, tentu Anda harus mengeluarkan uang lagi untuk menggantinya.

5. Periksa Mesin Mobil

Setelah Anda puas melihat-lihat bagian luar mobil, saatnya Anda memeriksa mesin mobil. Tentu langkah ini yang menjadi bagian tersulit apabila Anda belum paham tentang otomotif dan properti utama yang seharusnya ada di dalam mobil.

Jika Anda merasa ragu, mintalah seorang mekanik atau teman yang mengerti untuk membantu Anda memeriksa mesin mobil.

Periksalah bagian dalam kap mesin seperti selang-selang dan pastikan semua bebas dari kebocoran dan korosi. Buka tutup oli mesin dan periksa apakah ada bekas buih yang menandakan kebocoran.

Setelah itu, angkat tongkat pengukur oli transmisi dan pastikan warna oli merah atau merah jambu serta oli dalam keadaan penuh.

6. Periksa Bagian Dalam Mobil

Setelah memeriksa bodi dan mesin, masuklah ke dalam mobil. Periksa jok dan sarungnya. Nyalakan mesin mobil dan nyalakan AC untuk mengetahui apakah masih berfungsi dengan baik.

Kemudian periksa odometer untuk melihat jarak tempuh.

Kondisi mobil yang baik adalah memiliki jarak tempuh yang normal, tidak terlalu banyak atau terlalu sedikit. Pada kondisi normal, seorang pengemudi rata-rata akan menempuh jarak 16.000 hingga 24.000 Km dalam setahun.

Hal lain yang harus Anda lakukan adalah memastikan semua lampu berfungsi sebagaimana mestinya, termasuk perlengkapan lain seperti radio, CD, TV, sensor dan kamera parkir (jika ada).

Bagaimana?? Mudah bukan tipsnya?? Sekian ya??

[Baca juga : Tips Memilih Jasa Logistics Terpercaya Di Indonesia]

Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
 

Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

削除
6 Tips Cermat dan Mudah Memilih Mobil Bekas/Second yang Berkualitas
    Komentar(0)